RAMADHAN IN CAMPUS KOPMA FATAWA 2023


Tema yang sangat inspiratif untuk diterapkan oleh para pedagang muslim. Pada hari Sabtu, 08 April 2023/ 17 Ramadhan 1444H, Kopma fatawa mengadakan kegiatan "Ramadhan In Campus".Kegiatan ini dihadiri oleh para kader kopma fatawa, pengurus dan pembina Kopma fatawa. Penyampaian materi disampaikan oleh Siti Nur Halimah, S.H. dengan dimoderatori oleh Faridatunnisa S.H. Kegiatan berlangsung di gedung kampus 1 Universitas Islam Negeri Salatiga.



Abdurrahman bin Auf adalah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang terkenal sebagai seorang pedagang yang sukses. Beliau adalah salah satu sahabat yang kaya raya dan dermawan di zaman Rasulullah SAW. Berkat kepiawaiannya dalam berdagang, Abdurrahman bin Auf mampu memperoleh kekayaan yang luar biasa dan menggunakan hartanya untuk membantu orang-orang yang membutuhkan.

Dalam berdagang, Abdurrahman bin Auf memiliki prinsip yang sangat kuat. Beliau tidak pernah mementingkan keuntungan semata, namun lebih memperhatikan kualitas produk yang ditawarkannya dan kepuasan pelanggan. Hal ini membuat beliau sangat terkenal di kalangan pedagang pada zamannya, dan menjadi panutan bagi para pedagang Muslim hingga kini. Dari kisah Abdurrahman bin Auf, dapat dipelajari bahwa prinsip yang penting dalam berdagang adalah kualitas produk dan kepuasan pelanggan. Dalam berdagang, tidak hanya memperhatikan keuntungan semata, namun juga harus mempertimbangkan kepuasan pelanggan. Dengan memperhatikan kualitas produk yang ditawarkan, maka pelanggan akan merasa puas dan akan merekomendasikan produk tersebut kepada orang lain. Selain itu, dalam berdagang, perlu memiliki integritas yang kuat dan tidak mudah tergoda untuk merugikan orang lain demi keuntungan pribadi.

 

Cara Abdurrahman bin Auf Mengelola bisnisnya, yaitu:
1. دلني على السوق
Tentukan Pasarnya(market). Ada kutipan dari Seth  yang mengatakan
"jangan cari market untuk produkmu, tapi cari produk untuk marketmu"
2. ما بعت ديناً
Tidak menjual dalam kondisi hutangan. Abdurrahman menghindari dan melarang hutang kepada setiap pembelinya. Jika dilihat dari zaman ini, beliau tidak menerapkan transaksi kredit dalam penjualan nya.
3. ولم أرد الأربعة كثيرا
Untung/profit kecil
4. ولم أشتري معيياً
ترجمة
mengutamakan kualitas produk
dengan menyediakan barang yang bagus dan berkualitas.
5.  والله يبارك لمن يشآء
Allah Memberkahi siapapun yang ia kehendaki. Berdagang dengan niat beribadah kepada Allah SWT, mencari keberkahan dan Keridhaan-Nya.



Komentar